Skip to content →

Membaca Error di Log Cat Android

Seperti yang saya katakan di artikel sebelumnya, bahwa sebagai software developer akan dan harus berteman dengan fitur yang bernama LogCat. Logcat ini akan memberikan segala informasi mengenai hal-hal apa saja, aktifitas, bahkan error yang terjadi di codingan teman-teman secara detail. Seperti apa bentuk dari Logcat tersebut? Pada Android studio, di bagian bawah ada tab bernama Android Monitor, berlogo Android hijau kecil.

Agak berbeda dengan punya teman-teman, ikuti Tips Berikut agar Logcat mu berwarna-warni 😀

Penting bagi developer-developer muda untuk mengenal Logcat sejak dini, karena sudah saya jelaskan diatas bahwa logcat ini akan memberi tahu kita apa yang dilakukan oleh aplikasi kita, antara lain:

  1. Force Closed Error.
    Ini yang beberapa developer muda kebingungan apa yang harus dilakukan apabila terjadi Force closed error.
  2. Integrasi data menggunakan API.
    Library HTTP Client semacam Retrofit, Volley, dsb sudah menyertakan log sendiri atas aktifitas request dan response. Jadi tinggal dibaca aja request, response, beserta data post dan headernya.
  3. Mengecek data yang masuk dan keluar dari aplikasi kita.
    Contoh simpel adalah push notifikasi, apabila teman-teman bekerja menggunakan push notifikasi dan ingin tau data apa saja yang dikirimkan server push notifikasi ke aplikasi kita, mudahnya cek saja ke Logcat. Layanan seperti OneSignal, Pushbots, dll biasanya menyertakan fitur log untuk kemudahan developer dalam menggunakan layanannya.

Nah yang ingin saya bahas disini adalah, bagaimana cara membaca error di Logcat. Karena ini penting, karena dengan adanya Force Closed Error aplikasi yang kita buat tidak akan tepat sasaran bahkan bisa menjadi tidak berguna. Lihat sampel dibawah.

Hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Tipe Exception
    Tipe ini biasanya ada dibawah PID. Pada contoh diatas tipenya adalah `ActivityNotFoundException`. Activity tidak ditemukan. Tidak ditemukan dimana? Lihat point nomor 2.
  2. Message Exception
    Perhatikan pesan yang diberikan untuk developer, “Unable to find … : Have you declared this activity in your AndroidManifest?” Nah ini sudah sangat jelas, apa yang android inginkan dan apa yang harus kita lakukan.
  3. File yang berpengaruh
    Perhatikan file yang berwarna biru, ini adalah link menuju file tersebut. Pilih yang paling atas untuk dieksekusi. Setelah di klik, cek di baris tersebut yang mana activity yang belum di deklarasikan di AndroidManifest.xml

Contoh diatas adalah contoh simpel yang paling dasar, masih banyak exception-exception yang mungkin akan terjadi. Apapun exceptionnya, intinya adalah 3 hal diatas. Kalo masih belum menemukan jalan keluar, cobalah untuk copy-paste message exception ke Google. Semoga forum luar dapat membantu.

Sekian. Makasih~

Published in Android

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *