Tutorial Dasar Spring Boot untuk Developer Java

spring in japan

Spring Boot adalah salah satu framework Java yang kaya akan fitur untuk mengembangkan aplikasi web yang dapat mempermudah dan mempercepat proses development. Hal ini dijelaskan di website resmi Spring Boot, bahwa aplikasi Spring Boot adalah aplikasi stand-alone yang developer hanya ringgal klik Run untuk menjalankannya. Namun, ini hanya kiasan, maksudnya adalah untuk menjalankan Spring Boot tidak membutuhkan konfigurasi macam-macam untuk menjalankan aplikasi. Bahkan untuk konfigurasi, semudah mengetikkan beberapa baris yaml code.

Di kesempatan ini kita akan membuat sebuah aplikasi yang memiliki fungsi penyimpanan kek database. Maka untuk memulai tutorial ini, berikut adalah alat dan bahan yang saya gunakan, antara lain
– Intellij IDE Community Edition
– Java 11 LTS
– Spring Boot Framework

Dengan kemudahan Spring Boot, untuk membuat aplikasi yang terkoneksi ke database hanya perlu melakukan dua hal, antara lain:
– Tambahkan dependensi / library driver database
– Tambahkan credential database di application.properties / yml

Membuat Spring Boot Project

Di kesempatan ini karena Intellij yang saya gunakan adalah Community Edition, maka untuk membuat project, kita harus membuat-nya dari Spring Initializr.

spring initializr
ProjectMenentukan dependency manager yang akan digunakan oleh aplikasi kita
LanguageBaha pemrograman yang kita gunakan
VersionVersi Spring Boot yang kita gunakan.
Meta DataDetail meta data aplikasi yang akan kita buat
Package NameDefault package name aplikasi yang akan kita buat
PackagingApabila webserver kita menggunakan Apache, gunakan war. Gunakan jar untuk stand-alone
Java VersionDisarankan untuk disamakan dengan versi Java yang digunakan di server atau di localhost
DependenciesGunakan beberapa dependency / library yang akan digunakan untuk kebutuhan aplikasi

Kemudian Klik Generate untuk men-download source code. Kemudian buka dengan Intellij atau IDE apapun, buka file pom.xml, meta-data yang kita definisikan diatas akan di translate di file ini.

pom.xml

Struktur Folder

Sebagai software engineer, struktur folder adalah bagian yang harus dipahami. Kita tidak boleh sembarangan menempatkan file, jadi buatlah folder yang sekiranya mudah untuk dipahami dan di akses. Berikut adalah versi saya

No. 1Default package, maka source code kita harus berada minimal dibawah folder ini.
No. 2Apabila kita membuat website, taruh semua file css dan html disini.
No. 3Pada file inilah letak semua konfigurasi aplikasi kita
No. 4Folder yang di khususkan untuk menaruh Test File (Unit Test)
No. 5Berisi meta-data aplikasi kita

Sekarang coba kita buka file Application.java, pada file inilah langkah kita dimulai apabila kita jalankan aplikasi kita.

@SpringBootApplication
public class TodoApiApplication {
	public static void main(String[] args) {
	    SpringApplication.run(TodoApiApplication.class, args);
	}
}

Perhatikan anotasi @SpringBootApplication , anotasi inilah yang menandakan bahwa file java yang kita jalankan merupakan aplikasi Spring Boot. Kita akan menemukan anotasi-anotasi yang dimiliki oleh Spring Boot nanti seiring berjalannya waktu.

Dalam membuat aplikasi berbasis REST-API, Controller merupakan suatu gerbang awal client kita untuk mengakses aplikasi kita. Ada baiknya kita membuat folder khusus untuk menampung semua controller yang dimiliki aplikasi ini, kemudian buat file Controller nya.

@RestController
@RequestMapping(value = "/todo", produces = MediaType.APPLICATION_JSON_VALUE)
public class TodoController {

    @GetMapping
    public String findTodo() {
        return "Hello World";
    }
}

Disini kita akan membuat endpoint API GET dengan path URL /todo yang harapannya akan menampilkan sebuah tulisan Will contains a list of todos. Mari kita coba, klik tombol run pada Intellij

tombol run pada intellij

Otomatis Intellij akan menampilkan sebuah panel Terminal seperti dibawah ini

panel terminal saat aplikasi dijalankan

Oke, aplikasi kita berhasil jalan di port 8080, selanjutnya kita buka Postman atau Browser untuk mengecek API pertama kita.

hasil api pertama

Tadaa… Selamat, REST API pertama kita berhasil. Teman-teman bisa explor lagi informasi mengenai REST API di Google, selanjutnya kita akan lanjutkan untuk membuat aplikasi yang terkoneksi oleh database.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *